
Penyakit malas memang sangat "menjengkelkan". Mau lakuin ini itu yang ada cuma menunda-nunda, ah nanti aja lah, alesan ini itu lah, ada aja alesannya. Akhirnya nggak jadi, yah rugi dong. Kerjaan jadi tertunda bahkan bisa menyebabkan kekacauan.
Bagi yang masih sekolah atau mahasiswa, penyakit males ini juga suka banyak melanda mereka hohoho (jujur aja...). Maunya belajar pas kalau mau ada ujian aja, pas hari-hari biasa ,,ah males ah mau belajar, pengennya main aja sama temen2. Jiah, jadi runyam dah kalau gini terus-terusan. Padahal kalau dipikir2, ortu sudah ngebiayain sebegitu banyaknya harus keluar uang, tapi kalau yang dibiayain ternyata sukanya males2 an aja, ya kan kasihan juga kan ortunya.
Sudah banyak dituliskan dalam berbagai media, seperti apa kebiasaan orang2 sukses dan kaya dari berbagai penjuru dunia. Rata2 mereka pada gak malesan, gak suka menyiakan waktu mereka dan terus mengisi waktu mereka dengan hal2 bermanfaat. Karena mungkin mereka menyadari bahwa malas adalah pangkal kemiskinan. Jadi mereka sekuat tenaga berusaha menjauhi dan menjauhkan rasa malas dari kamus hidup mereka.
Jadi intinya disini, malasa tu gak ada untungnya. Mending milih rajin saja. Bagaimanapun juga, mereka yang berusaha lebih keras, berdoa lebih tekun, dan pantang menyerah lah yang nantinya bakal memiliki peluang menang dan sukses yang lebih besar. Tuhan tu tidak tidur dan rumus kehidupan sudah sangat jelas, siapa cepat dia dapat, siapa tekun pasti mendapatkan, siapa rajin bakal pandai, siapa rajin bakal sukses. Masih hobi malas?? jangan lah yauuww!!
semangat






0 komentar:
Posting Komentar